Peningkatan penggunaan plastik berbahan dasar minyak bumi menimbulkan permasalahan lingkungan karena sifatnya yang sulit terdegradasi. Bioplastik berbasis pati sagu merupakan alternatif yang bersifat biodegradable, namun masih memiliki sifat mekanis dan fungsional yang rendah sehingga memerlukan penambahan microcrystalline cellulose (MCC) sebagai bahan penguat dan zinc oxide (ZnO) sebagai agen aktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan MCC dan ZnO terhadap karakteristik bioplastik pati sagu serta menentukan formulasi terbaik sebagai kemasan aktif. Penelitian menggunakan rancangan acak tersarang dengan dua taraf MCC (10