STUDI SIMULASI DAN EKSPERIMENTAL PENGARUH ARSITEKTUR GEOMETRI CORE STRUKTUR SELULER MATERIAL PETG TERHADAP PERILAKU TEKAN DAN LENTUR
Struktur seluler berbahan filamen Polyethylene Terephthalate Glycol (PETG) menawarkan potensi sebagai material ringan dengan kemampuan menyerap energi yang baik, namun perilaku mekaniknya sangat dipengaruhi oleh arsitektur geometri core yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arsitektur geometri core struktur seluler terhadap perilaku tekan dan lentur melalui pendekatan simulasi dan eksperimental. Tiga variasi geometri core yang dikaji adalah Honeycomb, Honeysquare, dan Diamond, yang difabrikasi menggunakan teknologi 3D printing metode Fused Deposition Modeling (FDM) berbahan PETG. Pengujian mekanik dilakukan melalui Compression Test dengan ISO 844 dan Three Point Bending Test dengan ISO 178, sedangkan simulasi numerik menggunakan metode elemen hingga (FEA) dilakukan sebagai pembanding untuk memvalidasi hasil eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geometri Honeycomb memiliki kekuatan tekan tertinggi sebesar 4,78 MPa, diikuti Honeysquare 2,99 MPa, dan Diamond 1,20 MPa sebagai yang terendah. Sebaliknya pada pengujian lentur, geometri Diamond menghasilkan kekuatan bending tertinggi sebesar 18,92 MPa, diikuti Honeysquare 12,43 MPa, dan Honeycomb 11,01 MPa meskipun memiliki modulus elastisitas tertinggi. Hasil simulasi FEA menunjukkan pola distribusi tegangan dan mekanisme deformasi yang konsisten dengan hasil eksperimental sehingga model numerik yang dibangun dapat dikatakan tervalidasi. Mode kegagalan dominan pada setiap geometri bersifat progresif, dengan Honeycomb menunjukkan distribusi tegangan paling merata dan kemampuan penyerapan energi terbaik. Penelitian ini membuktikan bahwa arsitektur geometri core berpengaruh signifikan terhadap kekuatan tekan dan lentur, sekaligus menentukan mode kegagalan pada struktur seluler berbahan PETG.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608210001
Keyword
Struktur Seluler PETG Compression Test Three Point Bending Simulasi Elemen Hingga