PENGARUH VARIASI WAKTU ELECTROPLATING MENGGUNAKAN FILAMEN PLA+ 2.0 TERHADAP KARAKTERISTIK LAPISAN LOGAM PADA HASIL 3D PRINTING DENGAN LAPISAN KONDUKTIF GRAPHITE
Material PLA+ 2.0 hasil 3D printing memiliki konduktivitas listrik yang rendah dan tampilan permukaan yang masih menyerupai plastik, sehingga diperlukan pelapisan logam untuk meningkatkan kualitas dekoratifnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi waktu electroplating terhadap perubahan massa, ketebalan, struktur, dan komposisi lapisan tembaga pada spesimen PLA+ 2.0 berlapis graphite. Penelitian dilakukan menggunakan spesimen yang dibuat dengan metode fused deposition modeling, kemudian dipreparasi melalui pengamplasan dan pencelupan aseton serta diberi lapisan konduktif graphite menggunakan metode dipping. Proses electroplating tembaga dilakukan selama 240, 360, dan 480 menit pada tegangan 0,60 V, arus 0,150 A, serta jarak anoda–katoda 5 cm. Karakteristik lapisan dianalisis melalui pengujian gravimetri, ketebalan, struktur, dan X-Ray Fluorescence. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rata-rata perubahan massa meningkat dari 0,81 g pada waktu 240 menit menjadi 1,09 g pada 360 menit dan 1,58 g pada 480 menit. Ketebalan rata-rata lapisan juga meningkat dari 76,11 µm menjadi 143,86 µm dan 167,05 µm. Pengamatan struktur menunjukkan bahwa lapisan tembaga semakin berkembang seiring bertambahnya waktu electroplating. Hasil XRF menunjukkan bahwa Cu merupakan unsur dominan yang terdeteksi, dengan persentase sebesar 99,59%, 99,76%, dan 99,88%. Berdasarkan seluruh hasil pengujian, variasi waktu 480 menit menghasilkan perubahan massa, ketebalan, dan perkembangan struktur lapisan tertinggi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608200052
Keyword
PLA+ 2.0 Fused Deposition Modeling graphite electroplating tembaga waktu pelapisan