KAJIAN TEKNIS PENERAPAN SISTEMN MANAJEMEN KESELAMATAN PERTAMBANGAN (SMKP) PADA KEGIATAN OPERASIONAL PERTAMBANGAN DI PT TUNAS JAYA PERKASA SITE BEK
Operasional pertambangan berisiko tinggi mengharuskan penerapan
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) sesuai
Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018. PT Tunas Jaya
Perkasa Site BEK menetapkan target pemenuhan SMKP sebesar
60,00%, namun hasil Audit Internal Tahun 2025 baru mencapai
48,99%, sehingga terdapat kesenjangan sebesar 11,01%. Kesenjangan
tersebut dipengaruhi oleh rendahnya capaian Elemen II (55,17%) dan
Elemen IV (38,98%). Elemen II menjadi fokus intervensi karena
kelemahan dokumen legal dan perencanaan, seperti IBPR, merupakan
akar penyebab (root cause) penyimpangan implementasi pada Elemen
IV yang berbobot terbesar (35%). Penelitian terapan dengan pendekatan
rekayasa eksperimental ini mengevaluasi program perbaikan berbasis
siklus Plan-Do-Check-Action (PDCA) terhadap 19 temuan kritis. Uji
McNemar pada 25 indikator biner berpasangan menghasilkan χ² =
18,000 dan p = 0,000022 (p < 0,05), membuktikan peningkatan
kepatuhan dari 24,00% menjadi 96,00%, close-out rate sebesar 94,74%,
serta kenaikan proyeksi capaian SMKP sebesar 40 poin menjadi
62,00%. Perbaikan dokumen perencanaan terbukti efektif
meningkatkan kepatuhan dan mendukung operasional pertambangan
yang aman serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608200051
Keyword
SMKP; Uji McNemar; Siklus PDCA.