(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengaruh Karbonisasi Dan Aktivasi NaOH Bioadsorben Kulit Jeruk Mandarin (Citrus × Reticulata) Pada Proses Pretreatment Minyak Jelantah Untuk Proses Produksi Biodiesel


Minyak jelantah berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel, namun kandungan asam lemak yang tinggi dapat menghambat proses transesterifikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh temperatur karbonisasi bioadsorben kulit jeruk mandarin (Citrus × reticulata) terhadap penurunan FFA minyak jelantah serta kualitas biodiesel yang dihasilkan. Variasi yang digunakan meliputi temperatur karbonisasi 400°C dan 500°C dengan massa bioadsorben 15%, 20%, dan 25%. Parameter pengujian meliputi FFA, bilangan asam, densitas, viskositas, warna, yield, dan nilai kalor. Variasi terbaik ditentukan menggunakan MCDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioadsorben terkarbonisasi dan teraktivasi NaOH mampu meningkatkan kemampuan adsorpsi dalam menurunkan FFA dan bilangan asam minyak jelantah. Variasi terbaik diperoleh pada sampel KA-500-25 dengan nilai FFA 0,251%, bilangan asam 0,499 mg KOH/g, densitas 870 kg/m³, viskositas 4,91 cSt, yield 81,94%, nilai kalor 48,66 MJ/kg, dan skor MCDM tertinggi sebesar 24. Hasil tersebut menunjukkan bahwa bioadsorben kulit jeruk mandarin berpotensi meningkatkan kualitas biodiesel melalui proses pretreatment minyak jelantah.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608200014

Keyword