Investigasi Interaksi Ion Logam Berat dengan Situs Aktif Bioarang Menggunakan Metode Kalkulasi Berbasis Density Functional Theory
Pencemaran perairan akibat logam berat seperti timbal (Pb), kadmium (Cd), dan merkuri (Hg) masih menjadi isu lingkungan yang perlu ditangani secara tepat. Salah satu pendekatan yang banyak dikembangkan adalah penggunaan bioarang sebagai adsorben karena memiliki permukaan yang luas untuk berinteraksi dengan ion logam. Tugas akhir ini bertujuan untuk menginvestigasi situs aktif bioarang yang dapat berinteraksi kuat dengan ion logam berat melalui perbandingan energi interaksi yang dihasilkan sebagai kuantifikasi dari kekuatan interaksinya. Investigasi dilakukan menggunakan metode komputasi berbasis Density Functional Theory (DFT) dengan fungsional exchange-correlation M06-2X serta basis set 6-31+G(d,p) dan juga SDD. Investigasi yang dilakukan menghasilkan nilai interaksi sebesar -0,01 hingga -0,32 eV pada gugus fungsi hidroksil, -0,01 hingga -0,44 eV pada gugus fungsi karboksilat, dan 0,03 hingga 6,43 eV pada gugus fungsi karbonil. Hasil ini menunjukkan bahwa gugus fungsi karboksilat merupakan situs interaksi paling stabil bagi ion logam yang ditinjau jika dibandingkan dengan gugus fungsi hidroksil dan karbonil. Modifikasi bioarang melalui aktivasi kimiawi untuk membatasi keberadaan gugus fungsi karbonil sekaligus memperbanyak kelimpahan gugus fungsi hidroksil dan karboksilat pada permukaannya berpotensi meningkatkan kinerjanya sebagai adsorben logam berat.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608200008
Keyword
Bioarang Density Functional Theory (DFT) Ion logam berat Situs aktif