Prarancangan Pabrik Amil Alkohol dari Amil Klorida dan Natrium Hidroksida dengan Proses Hidrolisis Kapasitas 70.000 Ton/Tahun
Amil alkohol merupakan salah satu senyawa kimia yang banyak
dimanfaatkan sebagai pelarut pada berbagai industri, seperti industri
cat, resin, tinta, plastik, farmasi, dan kosmetik. Seiring dengan
pertumbuhan sektor industri di Indonesia, kebutuhan terhadap amil
alkohol juga mengalami peningkatan. Namun, kebutuhan tersebut
hingga saat ini masih bergantung pada produk impor karena belum
tersedianya pabrik amil alkohol yang beroperasi di dalam negeri. Pra
rancangan pabrik ini disusun sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan
amil alkohol nasional dengan kapasitas produksi sebesar 70.000
ton/tahun. Pabrik direncanakan dibangun di Kecamatan Puloampel,
Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Proses produksi amil alkohol
dilakukan melalui reaksi hidrolisis amil klorida dengan natrium
hidroksida menggunakan natrium oleat sebagai katalis pada kondisi
operasi 100°C dan tekanan 3 atm. Produk utama yang dihasilkan adalah
amil alkohol dengan kemurnian 99,9%, sedangkan produk samping
berupa amilen dengan kemurnian 99,9%. Untuk mendukung kelancaran
proses produksi, pabrik dilengkapi dengan unit utilitas yang
menyediakan kebutuhan steam, air pendingin, listrik, dan udara tekan.
Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan bahwa pabrik memiliki
kelayakan untuk didirikan, dengan nilai Return on Investment (ROI)
setelah pajak sebesar 53,68%, Pay Out Time (POT) sebesar 1,86 tahun,
Break Even Point (BEP) sebesar 46,00%, Shut Down Point (SDP)
sebesar 29,83%, serta Internal Rate of Return (IRR) sebesar 27,19%.
Berdasarkan hasil evaluasi teknis dan ekonomi tersebut, pra-rancangan
pabrik amil alkohol ini dinilai layak untuk dibangun dan dioperasikan
secara komersial.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608200001
Keyword
Amil Alkohol Amil Klorida Hidrolisis Prarancangan Pabrik Evaluasi Ekonomi