(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

SINTESIS SENYAWA TURUNAN KALKON (E)-1-(2,4-DIMETOKSI FENIL)-3-(4-(DIMETIL AMIN)FENIL)PROP-2-EN-1-ON DAN UJI BIOAKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI


View/Open

Author
VANESSA, BR SINGARIMBUN

Date Published
18 Sep 2026

Advisor
Dr. Prio Santoso, S.Si., M.Sc.,
Arif Ashari, S.Si., M.Si.,

Subject
Kimia

Publisher


Senyawa kalkon merupakan senyawa yang memiliki berbagai aktivitas biologis, salah satunya aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis senyawa turunan kalkon (E)-1-(2,4-dimetoksifenil)-3-(4-(dimetilamino) fenil) prop-2-en-1-on, melakukan karakterisasi, dan menguji bioaktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli. Sintesis dilakukan melalui reaksi kondensasi Claisen–Schmidt antara 2,4-dimetoksiasetofenon dan p-dimetilamino benzaldehida menggunakan NaOH sebagai katalis dalam pelarut metanol selama 2 jam pada suhu ruang. Produk hasil sintesis dimurnikan menggunakan kromatografi kolom. Karakterisasi dilakukan menggunakan FT-IR, ¹H NMR, ¹³C NMR, HPLC, UV-Vis, penentuan titik leleh, dan ESI-TOF-MS. Hasil sintesis berbentuk padatan berwarna kuning dengan massa 46,1 mg dan rendemen sebesar 14,81%. Hasil ¹H NMR menunjukkan dua proton vinilik pada δ 7,65 ppm (d, J = 15,6 Hz) dan δ 7,30 ppm (d, J = 15,7 Hz) yang menunjukkan konfigurasi trans (E). Hasil HPLC menunjukkan satu puncak utama dengan luas area 95,628%. Hasil UV-Vis menunjukkan serapan pada 223, 327, dan 409 nm, sedangkan titik leleh berada pada rentang 74–76 °C. Hasil ESI-TOF-MS menunjukkan ion [M+H]⁺ pada m/z 312,1604 dengan formula molekul C₁₉H₂₂NO₃. Uji antibakteri menggunakan metode difusi cakram menghasilkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 4,40 mm. Berdasarkan hasil tersebut, senyawa hasil sintesis sesuai dengan struktur senyawa target dan menunjukkan aktivitas antibakteri yang tergolong lemah terhadap E. coli.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608190010

Keyword
Kalkon Claisen–Schmidt karakterisasi Escherichia coli antibakteri