PENGARUH PERBEDAAN KARAKTERISTIK MATERIAL DISPOSAL TERHADAP KESTABILAN LERENG DISPOSAL TAMBANG BATUBARA PIT X PT SATRIA BAHANA SARANA, TANJUNG ENIM
PT Satria Bahana Sarana menerapkan penambangan metode terbuka dengan material overburden ditempatkan di dalam pit, letak lereng yang berdekatan dengan sump sering menyebabkan tergenangnya bagian kaki lereng akibat akumulasi dan infiltrasi air hujan yang masuk ke dalam lereng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik material disposal, kenaikan head akibat infiltrasi air hujan dan menentukan rekomendasi geometri lereng yang aman. Pengambilan sampel material dilakukan pada bench bawah (DB1), tengah (DB 2), dan atas (DB 3) untuk dilakukan uji laboratorium dan nilai FK dianalisis menggunakan metode Limit Equilibrium Method dengan pendekatan Morgenstern–Price serta analisis sensitivitas untuk mengetahui parameter yang paling berpengaruh. Hasil analisis menunjukkan ketiga material merupakan lempung plastisitas rendah (CL) dengan indeks aktivitas kurang aktif dengan infiltrasi berkisar 15 – 27 mm/jam yang menghasilkan head sebesar 0,74 m pada kondisi perulangan 25 tahun. Analisis geometri lereng tunggal yang aman pada sudut 45°dan lebar minimal 20 m dengan tinggi maksimal 8 m pada DB 1 dan DB 2, serta 5 m pada DB 3. Nilai FK penampang A-A' dan B-B' dalam kondisi kering yaitu 1,01 dan 3,49, kondisi kenaikan head 0,93 dan 3,38 sedangkan kondisi jenuh total 0,78 dan 2,00. Nilai FK yang kritis pada penampang A-A' terjadi karena bidang gelincir terpusat di area kaki lereng yang berdekatan dengan sump, maka dilakukan upaya perbaikan kestabilan berupa counterweight dan menghasilkan nilai FK sebesar 1,75. Analisis sensitivitas menunjukan bahwa kondisi perubahan air memberikan dampak kestabilan yang jauh lebih dominan (Delta FK 3-8) dibandingkan dengan perubahan geometri sudut lereng (Delta FK 3-7).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608180023
Keyword
Disposal, infiltrasi air, kestabilan lereng, sensi