ANALISIS WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP DAN KETERSEDIAAN OBAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RSUD Dr. A. DADI TJOKRODIPO
Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kefarmasian. Waktu tunggu pelayanan resep dan ketersediaan obat merupakan dua faktor yang diduga berhubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu tunggu pelayanan resep dan ketersediaan obat dengan kepuasan pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 101 responden yang dipilih secara accidental sampling. Waktu tunggu diukur secara objektif menggunakan stopwatch dan lembar observasi, sedangkan ketersediaan obat dan kepuasan pasien diukur menggunakan kuesioner skala Likert 4 poin melalui instrumen ketersediaan obat dan instrumen SERVQUAL dengan metode gap analysis. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72,3% resep obat jadi dan 72,2% resep obat racikan memiliki waktu tunggu sesuai standar. Sebanyak 82,2% responden mempersepsikan ketersediaan obat dalam kategori tersedia. Tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan menunjukkan bahwa 9,9% responden berada pada kategori sangat memuaskan, 38,6% memuaskan, dan 51,5% tidak memuaskan. Terdapat hubungan yang signifikan antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pasien (p = 0,003) dan antara ketersediaan obat dengan kepuasan pasien (p = 0,036). Peningkatan kecepatan pelayanan dan pengelolaan stok obat perlu menjadi prioritas untuk meningkatkan kepuasan pasien di instalasi farmasi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608180014
Keyword
kepuasan pasien ketersediaan obat waktu tunggu pel