(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PEMANFAATAN GNSS UNTUK PENGAMATAN DEFORMASI BENDUNGAN WAY SEKAMPUNG


Bendungan Way Sekampung, sebagai infrastruktur vital untuk menampung volume air dalam jumlah besar, rentan mengalami deformasi struktural akibat tekanan hidrostatis, konsolidasi tanah, dan faktor lingkungan lainnya, yang apabila tidak terdeteksi dapat mengancam keselamatan masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini merupakan bagian dari program pemantauan deformasi tahun ketiga (2026), dengan tujuan menghitung koordinat dan standar deviasi titik tetap serta titik kontrol sesuai desain jaringan pemantauan, serta menganalisis deformasi pada interval pengukuran 2025-2026. Pengukuran dilakukan menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) dengan durasi pengamatan 240 menit pada sembilan titik pemantauan di sepanjang tubuh bendungan, diproses menggunakan software Topcon Tools, dengan koordinat kontrol hasil GAMIT/GLOBK sebagai referensi utama. Terkait tujuan pertama, standar deviasi koordinat UTM untuk komponen Sn dan Se berkisar antara 0,000 hingga 0,003 m, sedangkan komponen Su berkisar antara 0,001 hingga 0,007 m, yang menunjukkan peningkatan akurasi dibandingkan periode sebelumnya. Terkait tujuan kedua, analisis deformasi membandingkan koordinat UTM periode 2025 dan 2026, dengan mengecualikan titik P2 dan P7 akibat ketidaksesuaian lokasi dan kerusakan benchmark, sehingga nilai pergeserannya tidak representatif. Hasil menunjukkan pergeseran horizontal berkisar antara 0,028 hingga 0,824 m dan pergeseran vertikal berkisar antara 0,108 hingga 0,856 m. Uji-t pada tingkat kepercayaan 95% mengonfirmasi bahwa seluruh titik pengamatan yang memenuhi syarat mengalami pergeseran yang signifikan secara statistik, baik pada komponen horizontal maupun vertikal.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608130045

Keyword
Uji Signifikasi Pergeseran Bendungan Way Sekampung Deformasi GNSS