PERANCANGAN SEKOLAH NONFORMAL UNTUK ANAK JALANAN DI WAY HALIM, BANDAR LAMPUNG
Perancangan Sekolah Nonformal untuk Anak Jalanan ini berada di kawasan Way Halim, Kota Bandar Lampung, di latar belakangi oleh masih tingginya jumlah anak putus sekolah dan anak jalanan. Penyebabnya yaitu faktor ekonomi, lingkungan sosial, dan keterbatasan akses pendidikan. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian anak terlibat dalam aktivitas pekerjaan informal seperti mengamen, memulung, dan menjadi badut jalanan yang berdampak buruk bagi anak, seperti risiko kecelakaan, eksploitasi, gangguan kesehatan, putus sekolah, hingga tekanan psikologis dan potensi terjerumus ke perilaku menyimpang. sehingga diperlukan fasilitas pendidikan alternatif yang mampu mendukung proses belajar dan pengembangan keterampilan mereka. Proyek ini berlokasi di kawasan Way Halim, Bandar Lampung, yang merupakan salah satu area dengan aktivitas anak jalanan yang cukup tinggi. Perancangan menggunakan pendekatan arsitektur perilaku dengan mempertimbangkan karakter, pola aktivitas, kebiasaan, serta interaksi sosial anak sebagai dasar pembentukan ruang. Program ruang meliputi ruang belajar nonformal, ruang workshop, perpustakaan, area bermaian, ruang pengelola, serta fasilitas penunjang lainnya yang mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan keterampilan anak. Hasil perancangan diwujudkan melalui konsep ruang yang fleksibel, terbuka, dan mudah diakses oleh pengguna. Pengolahan zonasi, sirkulasi,bentuk bangunan, serta ruang komunal dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608130025
Keyword
Anak Jalanan Putus Sekolah Sekolah Nonformal