IMPLEMENTASI METODE 5S UNTUK MEMINIMASI WASTE MOTION PADA PERAWATAN MUD PUMPING DI EMPLASEMEN REJOSARI
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi waste motion serta menganalisis efektivitas penerapan metode 5S dalam meningkatkan efisiensi kerja pada proses perawatan mud Pumping di Emplasemen Rejosari. Metode penelitian yang digunakan meliputi identifikasi aktivitas kerja, klasifikasi aktivitas bernilai tambah (Value Added/VA) dan tidak bernilai tambah (Non Value Added/NVA), serta observasi menggunakan pendekatan Watch dan Walk untuk mengidentifikasi waste motion berupa motion, walking, dan bending. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh teknisi memiliki waktu aktivitas bernilai tambah sebesar 228 menit, namun terdapat variasi aktivitas tidak bernilai tambah akibat kondisi fisik pekerja. Kondisi awal menunjukkan tata letak alat, aksesibilitas, penyimpanan, visual control, dan kebersihan kerja belum optimal sehingga menimbulkan pemborosan gerakan. Setelah penerapan metode 5S, terjadi perbaikan pada seluruh aspek kerja yang berdampak pada penurunan waste motion dari 21 menit menjadi 10 menit atau sebesar 52,38%. Selain itu, waktu kerja berkurang dari 228 menit menjadi 217 menit dengan peningkatan efisiensi sebesar 4,82%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode 5S efektif dalam mengurangi waste motion dan meningkatkan efisiensi proses perawatan mud Pumping.
Kata kunci: 5S, waste motion, efisiensi kerja, mud Pumping, perawatan jalur rel.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608120067
Keyword
5S waste motion efisiensi kerja mud Pumping perawatan jalur rel