ESTIMASI PERGERAKAN MIKROPLASTIK PADA PERMUKAAN AIR LAUT BERDASARKAN POLA DISTRIBUSI ARUS LAUT DI PANTAI PANJANG LAMPUNG
Penelitian ini memetakan persebaran dan transpor mikroplastik di permukaan perairan Pantai Panjang, Lampung, memadukan pendekatan kuantitatif deskriptif dan simulasi hidrodinamika 2D (MIKE 21 HD). Sampel dari lima stasiun diproses melalui filtrasi, degradasi bahan organik, pemisahan densitas, hingga analisis mikroskopis. Pengujian terhadap 75,36 L air menghasilkan 248 partikel mikroplastik (rata-rata 3,2909 partikel/L), yang didominasi bentuk fiber (169 partikel / 2,2426 partikel/L), fragment (43 partikel / 0,5706 partikel/L), dan film (36 partikel / 0,4777 partikel/L). Konsentrasi tertinggi tercatat di Stasiun 1 (Kawasan Wisata) dengan 0,9687 partikel/L (73 partikel) dan terendah di Stasiun 5 (Pembuangan Limbah Pabrik) sebesar 0,3450 partikel/L (26 partikel). Kebanyakan partikel berwarna putih (69 partikel) serta berukuran 1000–2000 µm (79 partikel) dan 2000–5000 µm (75 partikel). Pemodelan arus permukaan berkisar 0,000–0,195 m/s, bergerak ke timur saat Musim Barat (5–60 cm/s) dan ke barat saat Musim Timur (10–80 cm/s). Akumulasi mikroplastik berpotensi terjadi di area berarus lemah 0,008 m/s seiring pergerakannya yang searah dengan arus laut, membuktikan pengaruh dominan faktor hidrodinamika.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608120060
Keyword
Mikroplastik Kelimpahan Transpor Mikroplastik Arus Laut Musiman MIKE 21 Pantai Panjang Lampung