Penilaian Ekosistem Lamun di Perairan Pulau Pahawang
Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi ekosistem lamun serta keterkaitannya dengan aktivitas wisata bahari di empat stasiun perairan Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, menggunakan metode transek-kuadrat (50 × 50 cm) serta Correspondence Analysis (CA) dan Canonical Correlation Analysis (CCA). Ditemukan tiga jenis lamun dari 2.468 individu, didominasi Enhalus acoroides (47,61%) dan Thalassia hemprichii (46,88%), sedangkan Halodule uninervis hanya 5,51%. Kerapatan berkisar 30,42–95,15 tegakan/m² dan tutupan lamun 25,00–81,82%, dengan dua stasiun berkategori kaya/sehat, satu kurang kaya/kurang sehat, dan satu miskin. Hasil CA (Dim 1: 62,7%; Dim 2: 37,3%) tidak menunjukkan pemisahan tegas antara stasiun wisata dan nonwisata, sementara CCA (Axis 1: 62,67%; Axis 2: 37,33%) mengindikasikan suhu, salinitas, dan DO sebagai parameter yang paling berasosiasi dengan sebaran lamun, meski tekanan fisik dari speedboat tetap teramati di lapangan. Secara umum, ekosistem lamun di Pulau Pahawang tergolong baik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608120019
Keyword
aktivitas wisata bahari, Canonical Correspondence Pulau Pahawang Lamun