Pra-Rancangan Pabrik Dore Bullion Dari Bijih Emas (Gold Ore) Dengan Proses Sianidasi Untuk Kapasitas 30 Ton/Tahun
Dore bullion merupakan paduan logam mulia emas dan perak yang menjadi bahan baku utama industri perhiasan dan investasi. Perancangan pabrik dore bullion bertujuan untuk mengkaji kelayakan pendirian pabrik di Indonesia dengan kapasitas produksi 30 ton/tahun. Pabrik ini akan beroperasi selama 330 hari per tahun di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menggunakan teknologi sianidasi Carbon in Pulp (CIP) yang dipilih melalui metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Proses berlangsung pada temperatur 30°C dan tekanan 1 atm, mencakup tahapan crushing dan grinding, leaching dengan NaCN dan oksigen, adsorpsi karbon aktif, elusi, electrowinning, smelting, serta detoksifikasi tailing sebelum penyimpanan di Tailing Storage Facility (TSF). Bahan baku yang digunakan adalah bijih emas epithermal high sulphidation berkadar Au 0,94 ppm dan Ag 2,56 ppm sebanyak 854.406,7 kg/jam. Sebagai unit pendukung, unit utilitas menyediakan air total sebesar 9.138.843,75 kg/jam yang bersumber dari Sungai Seluma, terdiri dari air proses sebanyak 4.230.944,40 kg/jam dan air umpan boiler (make-up) sebanyak 4.902.319,35 kg/jam, steam sebanyak 14.316.507,84 kg/jam dengan konsumsi gas alam sebesar 2.549.164,63 kg/jam, udara instrumen sebanyak 181.523,11 kg/jam, serta listrik sebesar 180.619,50 kW. Perhitungan evaluasi ekonomi dengan didapatkan persentase Return on Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 78,03
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608120016
Keyword
Dore Bullion, Gunung Seluma, Sianidasi, Bijih Emas