(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PENGARUH PEMBERIAN ZEOLIT TERHADAP KELIMPAHAN FITOPLANKTON DAN PERTUMBUHAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) PADA TAMBAK UDANG DIPASENA, LAMPUNG


Zeolit merupakan mineral aluminosilikat berpori yang memiliki kemampuan adsorpsi dan pertukaran ion, sehingga efektif dalam mengikat amonia, logam, serta berbagai senyawa lainnya di perairan. Di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung, zeolit memiliki potensi yang besar dengan ketersediaan cadangan yang melimpah. Selain itu, Lampung juga dikenal memiliki kawasan tambak udang Dipasena yang terletak di Kabupaten Tulang Bawang, yang merupakan salah satu pusat produksi udang vaname terbesar dengan sistem budidaya semi – intensif. Pemberian zeolit pada tambak udang dapat memengaruhi komposisi kelimpahan fitoplankton dan pertumbuhan udang. Hasil Kelimpahan fitoplankton pada tambak air payau memiliki kelimpahan tertinggi di tambak NZP dan NZT dengan total kelimpahan NZP berkisar 31.680 ind/cm2 - 35.320 ind/cm2 dan total kelimpahan NZT berkisar 30.760 ind/cm2 – 54.120 ind/cm2. Nilai SGR (Specific Growth Rate), SGR tertinggi terdapat pada tambak air payau yaitu tambak ZT1 dengan nilai SGR 1.83 %/hari dan tambak air tawar yaitu NZT dengan nilai SGR 0.98 %/hari. Hasil ini menunjukkan bahwa pemberian zeolit berpengaruh terhadap kelimpahan fitoplankton dan secara tidak langsung berpengaruh untuk pertumbuhan udang di tambak udang Dipasena.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608120015

Keyword
zeolit kelimpahan fitoplankton pertumbuhan udang SGR tambak udang