(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

KAJIAN DAMPAK PEMBANGUNAN BENDUNGAN MARGATIGA TERHADAP KERAWANAN BANJIR FLUVIAL DI KECAMATAN MARGATIGA, LAMPUNG TIMUR


View/Open

Author
Arum, Wulandari

Date Published
28 Jul 2026

Advisor
Dian Prasetyaning Sukmawati, S.T., M.T.,

Subject
Perencanaan Wilayah dan Kota

Publisher


Pembangunan Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur dirancang untuk mereduksi debit banjir hingga 83,10 m³/detik. Namun, keberadaannya juga mengubah kondisi hidrologi yang berpotensi memengaruhi pola kerawanan banjir fluvial serta perubahan tutupan lahan di wilayah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pembangunan Bendungan Margatiga terhadap kerawanan banjir fluvial dan tutupan lahan di Kecamatan Margatiga sebelum (2015), selama masa konstruksi (2020) dan sesudah pembangunan (2025). Metode yang digunakan adalah mixed-method yang menggabungkan analisis spasial SIG berbasis klasifikasi tutupan lahan SNI 7645:2010, pemodelan DEM, topografi modifikasi Van Zuidam (1985), buffer sempadan sungai, serta analisis kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat informan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan luas zona kerawanan banjir fluvial pasca pembangunan Bendungan dengan Zona Sangat Rawan berkurang sebesar 135,05 Ha, Zona Rawan 56,69 Ha, dan Zona Aman 9,86 Ha. Sementara hasil analisis pada Sasaran 3 menunjukkan setelah area waduk utama dipisahkan, sisa daratan di seluruh desa didominasi oleh jenis perubahan lainnya dan lahan yang tidak berubah wujud. Di wilayah hilir seperti Desa Gedung Wani, berkurangnya bahaya banjir luapan dimanfaatkan warga sekitar untuk mengolah kembali tanah kosong terlantar menjadi area sawah baru, dengan penambahan luas mencapai 109,55 Ha. Sementara di wilayah hulu seperti Desa Trisinar, sisa tanah warga di luar waduk tidak banyak tenggelam menjadi air bendungan (luasnya di bawah 14 Ha). Lahan tersebut tetap berupa daratan, namun jenis pemanfaatannya berubah karena warga harus menyesuaikan aktivitas bertani dengan kondisi luapan air sungai musiman yang masih terjadi akibat efek backwater sejak masa konstruksi 2020, di mana badan air total wilayah meningkat menjadi 605,81 Ha pada 2025.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608110005

Keyword
Bendungan Margatiga Banjir Fluvial Perubahan Tutupan Lahan Analisis Spasial Kecamatan Margatiga