(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Karakterisasi Pola Aktivitas Matahari pada Siklus Matahari Ke-23 dan Ke-24 Menggunakan Metode K-Means Clustering dan Analisis Korelasi Spearman


Aktivitas Matahari mengikuti siklus periodik sekitar 11 tahun yang ditandai variasi sunspot number, fluks radio F10,7 cm, dan indeks flare. Penelitian ini mengkarakterisasi pola aktivitas Matahari pada siklus ke-23 (1996–2008) dan ke-24 (2009–2019) menggunakan K-Means clustering dan korelasi Spearman. Data harian SSN, fluks radio F10,7 cm, indeks flare, dan Julian Date distandarisasi menggunakan z-score dengan pembobotan Julian Date tiga kali lipat sebelum clustering. Metode elbow menghasilkan k=5 sebagai jumlah cluster optimal yang merepresentasikan lima fase: minimum awal, naik, maksimum, menurun, dan minimum akhir. Siklus ke-23 secara konsisten menunjukkan tingkat aktivitas lebih tinggi dan lebih bervariasi dibandingkan siklus ke-24 di seluruh fase, dengan perbedaan paling mencolok pada parameter flare. Korelasi Spearman menunjukkan pasangan SSN dan fluks radio F10,7 cm memiliki korelasi terkuat di semua fase berkategori kuat hingga sangat kuat, sementara korelasi yang melibatkan flare umumnya berkategori sedang hingga lemah yang dikarenakan flare bersifat event-based.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608100020

Keyword
K-Means clustering korelasi Spearman sunspot number fluks radio F10,7 cm indeks flare