Gambaran Pola Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Geriatri Hipertensi Rawat Jalan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang banyak terjadi pada kelompok geriatri akibat perubahan fisiologis yang meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik
pasien geriatri hipertensi dan pola penggunaan obat antihipertensi
pada pasien rawat jalan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung periode Juli–Desember 2025. Studi ini menggunakan desain observasional deskriptif secara retrospektif. Pengambilan
data dilakukan menggunakan teknik total sampling. Sejumlah 167 data rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dilibatkan dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan Microsoft Excel® dan disajikan dalam bentuk grafik maupun table. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (51,5%), berusia 60–74 tahun (83,8%), memiliki tekanan darah sesuai target (55,1%), menjalani terapi ≥1 tahun (86,8%), memiliki lebih dari satu komorbid (61,1%), diabetes melitus sebagai komorbid terbanyak (22,2%), IMT berlebih (51,5%), dan menggunakan BPJS (98,8%). Golongan antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah calcium channel blocker (47,7%), terutama amlodipin 10 mg (22,3%). Terapi tunggal lebih banyak digunakan (58,7%) dibandingkan kombinasi (41,3%),
dengan amlodipin sebagai pilihan utama terapi tunggal (40,1%) dan kombinasi amlodipin dan candesartan yaitu (7,8%) paling sering digunakan.
Kata kunci: hipertensi, geriatri, antihipertensi, pola penggunaan obat, rawat jalan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608090005
Keyword
hipertensi geriatri antihipertensi pola penggunaan obat rawat jalan