(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK MENILAI POTENSI PERTANIAN TANAMAN PADI MENGGUNAKAN METODE SKORING TAHUN 2025 (STUDI KASUS: LAMPUNG TENGAH)


Kabupaten Lampung Tengah merupakan salah satu sentra produksi padi terbesar di Provinsi Lampung, namun informasi spasial mengenai kesesuaian lahannya masih terbatas. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan untuk mengidentifikasi tingkat kesesuaian lahan berdasarkan faktor-faktor biofisik utama agar pengembangan pertanian padi dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan memetakan tingkat kesesuaian lahan tanaman padi di Kabupaten Lampung Tengah serta mengidentifikasi parameter biofisik yang paling berpengaruh terhadap pembentukan kelas kesesuaian lahan. Metode yang digunakan adalah analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan pendekatan skoring berbobot. Tiga parameter biofisik yang dianalisis meliputi curah hujan tahun 2025, kemiringan lereng, dan jenis tanah, kemudian diintegrasikan melalui proses weighted overlay untuk menghasilkan peta kesesuaian lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan di Kabupaten Lampung Tengah didominasi oleh kelas S3 (Sesuai Marginal) seluas 301.044,19 ha atau 66,51%, diikuti kelas S2 (Cukup Sesuai) seluas 150.983,31 ha atau 33,36%. Kelas S1 (Sangat Sesuai) hanya mencakup 615,06 ha atau 0,14%, sedangkan kelas N (Tidak Sesuai) sebesar 49,79 ha atau 0,01%. Faktor pembatas utama berasal dari dominasi jenis tanah Akrisol Feri yang menempatkan sebagian besar wilayah pada kelas S3, meskipun kondisi topografi umumnya mendukung budidaya padi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608060019

Keyword
kesesuaian lahan padi sawah metode skoring SIG weighted overlay Lampung Tengah