PEMETAAN PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN HUTAN DI KABUPATEN KUTAI TIMUR MENGGUNAKAN METODE POLARIMETRIK SYNTHETIC APERTURE RADAR (SAR)
Kabupaten Kutai Timur menghadapi tekanan perubahan tutupan lahan hutan yang sangat intensif akibat ekspansi perkebunan kelapa sawit dan aktivitas pertambangan batu bara. Penelitian ini memetakan perubahan tutupan lahan hutan periode 2017–2024 menggunakan metode polarimetrik synthetic aperture radar dengan algoritma klasifikasi Unsupervised Wishart serta menganalisis tingkat kesesuaiannya dengan dataset ESRI Land Cover. Data synthetic aperture radar polarimetrik dual-pol diolah melalui ekstraksi matriks koherensi 2 x 2 [C2], klasifikasi Unsupervised Wishart, reklasifikasi, dan deteksi perubahan menggunakan metode post-classification comparison. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tutupan hutan dari 2.194,930 hektar (67,40%) pada tahun 2017 menjadi 1.905,611 hektar (58,60%) pada tahun 2024, dengan kehilangan neto sebesar 278,861 hektar yang didominasi oleh ekspansi perkebunan yang meningkat hampir dua kali lipat. Uji akurasi menggunakan confusion matrix dengan 1600 titik sampel menghasilkan nilai Overall Accuracy 76,87
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608050009
Keyword
Perubahan Tutupan Lahan Hutan Polarimetrik SAR Unsupervised Wishart Deteksi Perubahan