UPGRADING SISTEM PERSINYALAN RUAS STASIUN LABUHAN RATU - GEDUNG RATU
Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan sistem persinyalan mekanik menjadi persinyalan elektrik pada segmen Stasiun Labuhan Ratu–Gedung Ratu guna meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional perjalanan kereta api. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif-deskriptif dengan pendekatan RAMS (Reliability, Availability, Maintainability, Safety) dan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan petugas PPKA dan PRS, serta data sekunder berupa spesifikasi perangkat, data gangguan persinyalan, dan GAPEKA 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem persinyalan mekanik eksisting masih memiliki keterbatasan dalam pelayanan sinyal, pengaturan wesel, dan pembentukan rute karena pengoperasiannya masih manual. Berdasarkan analisis RAMS dan FMEA, sistem mekanik memiliki tingkat risiko lebih tinggi dibandingkan sistem elektrik. Penerapan persinyalan elektrik mampu meningkatkan kapasitas lintas hingga 135 KA/hari dengan kapasitas operasional sebesar 108 KA/hari pada tingkat penggunaan lintas 80%.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608040018
Keyword
persinyalan elektrik, RAMS, FMEA, kapasitas lintas