PENGARUH VARIASI MEDIA PENDINGIN TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIK HASIL PENGELASAN SMAW PADA BAJA A36
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti dampak berbagai jenis media pendingin terhadap struktur mikro dan sifat mekanik dari sambungan las yang terbuat dari baja ASTM A36 dengan menggunakan metode pengelasan busur logam gas (GMAW). Jenis media pendingin yang digunakan adalah air, udara, dan minyak. Proses pengelasan dilakukan menggunakan elektroda E6013 dengan arus 100 A dan tegangan 21 V. Pengujian yang dilakukan mencakup uji tarik, uji kekerasan Vickers, serta analisis struktural mikro dari logam dasar, zona yang terpengaruh panas (HAZ), dan logam las. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pendinginan menggunakan udara menghasilkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 249,2088 MPa dan perpanjangan 3,65%, yang memberikan keseimbangan terbaik antara kekuatan tarik dan ketangguhan. Pendinginan dengan air menunjukkan kekuatan luluh tertinggi sebesar 238,239 MPa, menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap terjadinya deformasi plastis. Di sisi lain, penggunaan oli sebagai media pendingin menghasilkan tingkat kekerasan tertinggi yakni 174,97 HV pada logam las, tetapi memiliki perpanjangan terendah yakni 2,19%. Analisis mikrostruktur mengungkapkan bahwa fase yang terbentuk tetap didominasi oleh ferit dan perlit, walaupun morfologi, kerapatan, dan distribusi fase berbeda-beda pada masing-masing media pendingin. Secara keseluruhan, pendinginan dengan udara memberikan kombinasi sifat mekanik yang paling seimbang, sementara pendinginan dengan oli menunjukkan tingkat kekerasan yang tertinggi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608040004
Keyword
ASTM A36 SMAW media pendingin struktur mikro kekerasan uji tarik.