(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PERUBAHAN TEGANGAN COULOMB AKIBAT GEMPA PANGANDARAN 2006 (MW 7.7) DAN IMPLIKASINYA TERHADAP SEISMISITAS DI ZONA SUBDUKSI SUNDA


View/Open

Author
KAYLA, ALEXANDRA

Date Published
22 Jul 2026

Advisor
Yudha Styawan, S.T., M.Sc,
Rizki Wulandari, S.T., M.Sc.,

Subject
Teknik Geofisika

Publisher


Gempa bumi Pangandaran pada 17 Juli 2006 dengan magnitudo Mw 7.7 merupakan gempa tsunami yang memicu tsunami besar di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa sehingga menyebabkan kerusakan yang luas dan banyak korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi perubahan tegangan Coulomb (ΔCFF) yang dihasilkan oleh gempa Pangandaran 2006 berdasarkan dua solusi nodal plane dan model finite fault. Nodal Plane 1 (NP1) dan Nodal Plane 2 (NP2) merepresentasikan dua orientasi bidang sesar yang secara geometris ekuivalen yang berasal dari solusi mekanisme fokus, yang masing-masing dideskripsikan dengan parameter strike, dip, dan rake. Model finite fault dari USGS digunakan sebagai referensi validasi, yang memberikan representasi lebih realistis terhadap distribusi slip yang heterogen pada bidang sesar. Perhitungan (ΔCFF) dilakukan menggunakan model sesar persegi panjang Okada (1992) pada perangkat lunak Coulomb 3.4 dan interpolasi pada kedalaman 0-40 km dengan interval 10 km untuk mengidentifikasi geometri sesar yang paling representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NP1 pada kedalaman 10 km menghasilkan konsistensi spasial tertinggi dengan distribusi gempa susulan yang teramati, dengan 85.4

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608030019

Keyword
Coulomb Stress Change 2006 Pangandaran Earthquake Stress Loading Stress Shadow Finite Fault