KARAKTERISTIK TERMAL BERDASARKAN DATA ALIRAN PANAS, KONDUKTIVITAS TERMAL, DAN GRADIEN GEOTERMAL PADA CEKUNGAN KUTAI, KALIMANTAN TIMUR
Cekungan Kutai merupakan cekungan sedimen terbesar di Indonesia dengan luas sekitar 165.000 km² dan ketebalan sedimen mencapai 12–14 km. Potensi panas bumi nonvulkanik di wilayah ini belum banyak dikaji secara komprehensif meskipun sekitar 70% lokasi panas bumi di Indonesia berada di luar zona vulkanik. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan distribusi spasial parameter termal meliputi aliran panas, konduktivitas termal, dan gradien geotermal di Cekungan Kutai menggunakan metode interpolasi Inverse Distance Weighting (IDW), serta menganalisis implikasinya terhadap potensi sistem panas bumi nonvulkanik. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa 42 titik data sumur minyak dan gas yang bersumber dari International Heat Flow Commission (IHFC) dan Heatflow.org. Hasil interpolasi menunjukkan bahwa konduktivitas termal berkisar antara 0,74–2,97 W/m·K, gradien geotermal berkisar antara 21,2–94 °C/km, dan aliran panas berkisar antara 46–115 mW/m². Distribusi ketiga parameter tersebut menunjukkan variasi lateral yang dikontrol oleh kondisi litologi, ketebalan sedimen, dan evolusi tektonik regional. Sektor barat Cekungan Kutai (Upper Kutai) menunjukkan anomali aliran panas tertinggi yang dikendalikan oleh efisiensi konduksi pada litologi kompak Paleogen dan pengangkatan batuan dasar akibat inversi tektonik thick-skinned sejak Miosen Awal. Sebaliknya, sektor timur menunjukkan gradien geotermal tinggi namun aliran panas rendah akibat fenomena thermal blanketing dari sedimen deltaik Neogen yang tebal. Berdasarkan hasil komparasi dengan cekungan sedimen global, Cekungan Kutai memiliki karakteristik termal yang kompetitif dan sektor barat diidentifikasi sebagai zona prospektif untuk eksplorasi panas bumi nonvulkanik bertipe sedimentary geothermal system.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608020031
Keyword
Aliran Panas Cekungan Kutai Gradien Geotermal Interpolasi IDW Panas Bumi Nonvulkanik