Identifikasi Karakteristik Geotermal Cekungan Sumatera Utara dan Potensi Pengembangannya
Indonesia memiliki potensi energi panas bumi yang sangat besar, dengan Cekungan Sumatera Utara menjadi salah satu wilayah yang berpotensi untuk dikembangkan karena telah memiliki sumur-sumur minyak hasil eksplorasi terdahulu yang sudah tidak berproduksi, sehingga pemanfaatannya sebagai sumur geotermal dapat meminimalkan konflik lahan dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik geotermal serta potensi wilayah pengembangan geotermal pada Cekungan Sumatera Utara. Data yang digunakan ialah data 42 titik sumur minyak yang bersumber dari basis data heatflow.org, kemudian diolah menggunakan metode kriging pada perangkat lunak ArcGIS Pro 3.5 untuk menghasilkan peta sebaran spasial masing-masing parameter. Hasil penelitian menunjukkan nilai konduktivitas termal berkisar antara 1,89 hingga 2,56 W/m°C dengan dominasi nilai menengah hingga tinggi, gradien geotermal berkisar antara 30 hingga 66 °C/km dengan nilai dominan 43 hingga 51 °C/km, dan aliran panas (heatflow) berkisar antara 73 hingga 139 mW/m² dengan nilai dominan 94 hingga 126 mW/m², yang tergolong kategori tinggi hingga sangat tinggi. Zona yang paling prospektif untuk pengembangan berada di bagian timur laut (sekitar sumur NSB C-1), barat daya (sumur S. Pineung A-1, Peulalu, dan Merbau), serta tenggara Cekungan (sumur Paluh Tabuhan-21, Tanjung Pura-1, NSO-1S, dan NSO-4N), karena secara konsisten menunjukkan nilai tertinggi pada ketiga parameter yang dianalisis. Pemanfaatan sumur minyak tua sebagai sumur geotermal berpotensi menjadi alternatif pengembangan energi panas bumi yang lebih efisien.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608020007
Keyword
Cekungan Sumatera Utara konduktivitas termal gradien geotermal aliran panas potensi geotermal