(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles


Teknologi pengindraan jauh menyediakan data spasial dalam pemantauan dinamika perubahan lingkungan secara multitemporal. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan kerapatan vegetasi di Kecamatan Padang Cermin, Provinsi Lampung selama periode 2016–2023, serta mengomparasikan kemampuan deteksi satelit Landsat 8 dan Sentinel-2. Analisis menggunakan algoritma Enhanced Vegetation Index (EVI) untuk meminimalisasi distorsi spektral. Hasil penelitian menunjukkan degradasi vegetasi yang signifikan. Bedasarkan citra Sentinel-2, kelas kerapatan "Sangat Rapat" menyusut dari 16.916,2 ha (71,2%) (2016) menjadi 11.553,7 ha (48,6%) (2023), diikuti dengan peningkatan kelas "Rapat" (19%) (dari 4.542,8 ha menjadi 8.158,2 ha) (34%) dan kelas "Sedang" (7,8%) (dari 1.869,7 ha menjadi 3.088,9 ha) (13%). Evaluasi komparatif menunjukkan bahwa perbedaan resolusi berdampak nyata pada perhitungan luasan. Landsat 8 (30 meter) cenderung melakukan estimasi berlebih pada area berkerapatan tinggi akibat efek piksel campuran (mixed-pixel) di wilayah transisi, sedangkan Sentinel-2 (10 meter) mampu mengisolasi tutupan vegetasi secara lebih presisi. Temuan ini menegaskan krusialnya penggunaan citra beresolusi tinggi untuk akurasi pemetaan di wilayah dengan heterogenitas lahan yang tinggi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607290048

Keyword