(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Urban Heat Island (UHI) Berdasarkan Perubahan Tutupan Lahan Tahun 2015 - 2024 (Studi Kasus: Provinsi Banten)


View/Open

Author
Anissa, Zahra Zakiah

Date Published
29 Jul 2026

Advisor
Alvin Pratama, S.Si., M.T.,

Subject
Sains Atmosfer dan Keplanetan

Publisher


Urbanisasi yang masif memicu perubahan tutupan lahan secara signifikan dan mendorong terjadinya fenomena Urban Heat Island (UHI) di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kawasan UHI dan tutupan lahan, kemudian menganalisis tren dan hubungan antara perubahan suhu permukaan dan tutupan lahan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasio-temporal yang memanfaatkan data Land Surface Temperature (LST) serta indeks tutupan lahan (NDVI dan NDBI) dari Citra Landsat 8 di Provinsi Banten untuk tahun 2015, 2018, 2020, dan 2024. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi spasial fenomena UHI yang jelas antara wilayah Utara dan Selatan Banten. Wilayah Utara Banten (Tangerang Raya, Kota Serang, dan Kota Cilegon) menjadi pusat hotspot UHI akibat tingginya area terbangun (NDBI tinggi), dengan suhu LST tertinggi mencapai 48°C di Kota Tangerang Selatan pada tahun 2020. Sebaliknya, wilayah Selatan Banten (Kabupaten Lebak dan Pandeglang) konsisten menjadi area coldspot karena didominasi vegetasi rapat (NDVI tinggi) dengan LST terendah mencapai 10,7 °C di Kabupaten Lebak. Secara statistik, fenomena UHI ini dikonfirmasi oleh hubungan linear dengan beberapa parameter, di mana NDBI berbanding lurus dengan peningkatan LST, sedangkan NDVI berbanding terbalik dengan LST. Secara spasial, terjadi pesebaran intensitas UHI di wilayah Utara Banten yang polanya bergerak dan mengelompok (clustering) ke arah perbatasan Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607290041

Keyword
Urban Heat Island Land Surface Temperature NDVI NDBI Tutupan Lahan