(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

REDESAIN PASAR KULINER STASIUN LAMBUANG BUKITTINGGI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO KLASIK


Stasiun Lambuang adalah pasar kuliner yang berada dilahan bekas Stasiun Bukittinggi (Ford de Kock) telah gagal berfungsi sebagai pasar kuliner karena disain modul kontainer baja yang tidak nyaman dan kinerja finansial buruk (investasi Rp24,5 miliar hanya menghasilkan PAD Rp2,5 juta dalam 3 tahun). Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang ulang kawasan tersebut menjadi pasar kuliner yang fungsional, nyaman, dan beridentitas kua dengan pendekatan arsitektur neo klasik tropis. Manfaat penelitian ini adalah mengembalikan nilai sejarah kota Bukittinggi melalui desain pada pasar kuliner stasiun lambuang, meningkatkan perekonomian UMKM lokal, serta menyediakan prototipe redisain stasiun non-aktif di Indonesia. batasan masalahnya adalahperancangan hanya sampai di tahap desain skematik dan tidak mencakup ditail kontruksi maupun analisis pendanaan. Metodologi yang digunakan adalah design-base research melalui studi literatur, studi 10 preseden, observasi lapangan via pencitraan satelit, serta analisi tapak. Interpretasi data menghasulakan temuan bahwa tapak datar dengan potensi view besar namun terkendala banyak halangan mulai dari plumbing hingga sirkulasi. Hasil Tugas Akhir berupa konsep perancangan yang meliputi: hierarki sirkulasi pemisah pelaku pasar, penerapan elemen neo klasik tropis, yang diintegrasikan dengan ornamen Minangkabau zona 2 bagian, serta optimasi kenyamanan termal dan pencahayaan alami sesuai SNI.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607280095

Keyword
pasar kuliner stasiun lambuang arsitektur neo klasik indische empire