(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Perencanaan dan Implementasi Alat Pemeriksaan Kondisi Air Conditioner (AC) Menggunakan Sensor BME280 dan SCT-013 Pada KRL Seri JR205 Saat Perawatan Bulanan Di Depo Depok


View/Open

Author

Date Published
28 Jul 2026

Advisor
Ir. Nurwanda Sari, S.T., M.T,

Subject
Teknik Perkeretaapian

Publisher


Proses pemeriksaan Air Conditioner (AC) pada kegiatan Perawatan Bulanan (Monthly Check/MC) KRL Seri JR205 di Depo Depok masih menggunakan alat ukur konvensional berupa termometer digital dan tang ampere yang dilakukan secara terpisah. Kondisi tersebut menyebabkan proses pemeriksaan membutuhkan waktu lebih lama karena setiap parameter harus diukur dan dicatat secara bergantian. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan alat pemeriksaan kondisi AC berbasis sensor BME280 dan SCT-013, membandingkan durasi pemeriksaan antara metode konvensional dengan alat yang dirancang, serta mengevaluasi peningkatan efisiensi waktu dan fleksibilitas penggunaan alat pada proses pemeriksaan AC. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui pengukuran suhu udara keluaran AC menggunakan sensor BME280 dan arus listrik pada titik CP1, CP2, dan AT menggunakan sensor SCT-013. Pengujian dilakukan pada KRL Seri JR205 di Depo Depok dengan membandingkan hasil pengukuran alat yang dirancang terhadap alat ukur konvensional, serta menganalisis durasi pemeriksaan sebelum dan sesudah penggunaan alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat yang dirancang berhasil mengintegrasikan pengukuran suhu dan arus listrik dalam satu perangkat berbasis ESP32 serta mampu menampilkan hasil pengukuran secara real-time pada LCD 20×4. Pengujian akurasi menunjukkan bahwa sensor BME280 dan SCT-013 memiliki tingkat kesalahan pengukuran yang rendah dibandingkan alat konvensional. Selain itu, penggunaan alat mampu menurunkan durasi pemeriksaan dibandingkan metode konvensional dengan persentase efisiensi waktu sebesar 7,97% pada pengecekan awal Trainset 8 SF, 10,70% pada pengecekan akhir Trainset 8 SF, 12,24% pada pengecekan awal Trainset 12 SF, dan 12,38% pada pengecekan akhir Trainset 12 SF. Integrasi beberapa parameter pengukuran dalam satu perangkat juga meningkatkan fleksibilitas proses pemeriksaan karena teknisi tidak perlu menggunakan beberapa alat ukur secara terpisah. Berdasarkan hasil tersebut, alat pemeriksaan kondisi AC berbasis sensor BME280 dan SCT-013 dapat mendukung kegiatan Perawatan Bulanan (MC) KRL Seri JR205 dengan memberikan hasil pengukuran yang akurat, mempercepat proses pemeriksaan, dan meningkatkan fleksibilitas penggunaan dibandingkan metode konvensional.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607280079

Keyword
Air Conditioner KRL Seri JR205 Perawatan Bulanan BME280 SCT-013 efisiensi waktu fleksibilitas