Integrasi Metode Ground Penetrating Radar (GPR) dan Data Bor untuk Memetakan Lapisan Batubara di Pit “NS”, Sub-Cekungan Palembang Selatan
Kontinuitas lapisan batubara merupakan aspek penting dalam
eksplorasi batubara dan perencanaan tambang, khususnya di
Formasi Muara Enim, Cekungan Sumatera Selatan, yang
merupakan salah satu formasi pembawa batu bara utama
Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan
mengevaluasi kontinuitas lateral dan vertikal lapisan batubara di
Pit "NS", Sub Cekungan Palembang Selatan, dengan
mengintegrasikan data Ground Penetrating Radar (GPR),
pengeboran, dan singkapan. Data GPR diperoleh sepanjang
empat jalur survei dengan panjang 418 m, 611 m, 158 m, dan 517
m menggunakan antena 25 MHz. Data diproses melalui koreksi
statis, penyaringan dewow, aplikasi penguatan, penyaringan
bandpass, penghapusan latar belakang, penyaringan rata-rata
berjalan, dan konversi kedalaman menggunakan kecepatan
gelombang elektromagnetik 0,14 m/ns. Radargram yang diproses
menunjukkan reflektor amplitudo tinggi yang kuat, kontinu,
ditafsirkan sebagai lapisan batubara, didukung oleh pengamatan
bor dan singkapan. Lapisan batubara yang ditafsirkan terjadi pada
kedalaman sekitar 5-42 m, dengan ketebalan berkisar antara 8
hingga 12 m, bervariasi di seluruh garis survei. Integrasi GPR
dengan data kontrol geologi meningkatkan keandalan interpretasi
lapisan batubara dan menunjukkan bahwa GPR efektif untuk
mengevaluasi kontinuitas lapisan batubara dangkal di area
penelitian.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607280035
Keyword
Batubara Data pengeboran Ground Penetrating Radar (GPR) Singkapan Coal Drilling Data Ground Penetrating Radar (GPR) Outcrop