(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PENGARUH VARIASI EKSTRAK BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) SEBAGAI KOAGULAN ALAMI TERHADAP KARAKTERISTIK KARET KLON PB 260 DAN IRR 118


View/Open

Author

Date Published
20 Jul 2026

Advisor
Zunanik Mufidah, S.TP., M.Si.,
Raizummi Fil'aini, S.T.P., M.Si.,

Subject
Teknik Biosistem

Publisher


Koagulan dalam proses pengelolaan lateks berfungsi sebagai bahan penggumpal yang diperlukan saat proses koagulasi atau proses perubahan fase cair menjadi gel. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi.) yang kita kenal sebagai buah dengan rasa asam, memiliki kandungan asam berupa asam sitrat sekitar 92,6 - 133,8 meq asam/100 g dari total padatan, sehingga belimbing wuluh berpotensi untuk menjadi koagulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh koagulan belimbing wuluh terhadap nilai DRC, Po, dan PRI pada klon PB 260 dan IRR 118 di PTPN 1 Regional 7 Kebun Kedaton. Parameter yang diamati meliputi pH larutan koagulan, waktu koagulasi, pengujian DRC, pengujian Po, dan pengujian PRI yang dianalisis menggunakan Two way Analysis of Varience (ANOVA) dengan taraf signifikan α = 0.05. Penggunaan koagulan alami belimbing wuluh berpengaruh tetapi tidak signifikan dibanding hasil pengujian DRC, Po, dan PRI menggunakan koagulan sintetis asam formiat. Penambahan konsentrasi ekstrak belimbing wuluh dapat meningkatkan nilai DRC (28,06 – 29,24), nilai Po (35-44), dan nilai PRI (86-93).

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607280026

Keyword
Belimbing wuluh IRR 118 koagulan lateks PB 260