Evaluasi Penggunaan Antibiotik Empiris Pasien Balita Bronkopneumonia di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Swasta X Provinsi Lampung
Bronkopneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang sering terjadi pada balita dan membutuhkan terapi empiris yang rasional untuk mencegah resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pasien dan profil penggunaan antibiotik, serta mengevaluasi penggunaan antibiotik empiris berdasarkan metode 4T pada pasien balita bronkopneumonia di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Swasta X Provinsi Lampung periode Januari – Juni 2025. Penelitian ini merupakan penelitian non- eksperimental deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif menggunakan teknik total sampling. Sampel penelitian sebanyak 98 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk jumlah dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan pasien terbanyak pada kelompok usia 12-59 bulan dengan jumlah 68 pasien (69,39%), berjenis kelamin laki-laki dengan jumlah 64 pasien (65,31%), dan memiliki status gizi baik dengan jumlah 40 pasien (40,82%). Antibiotik empiris yang paling banyak digunakan adalah seftazidim, dengan jumlah peresepan 51 pasien. Evaluasi penggunaan antibiotik berdasarkan metode 4T menunjukkan ketepatan diagnosis dan ketepatan pasien dengan jumlah 98 pasien (100%), ketepatan jenis antibiotik dengan jumlah 75 pasien (76,53%), serta ketepatan dosis dengan jumlah 37 pasien (37,76%). Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan antibiotik pada pasien balita dengan bronkopneumonia masih memerlukan perhatian khusus terutama dalam ketepatan dosis antibiotik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607280023
Keyword
Bronkopneumonia Antibiotik Empiris Balita Evaluasi Antibiotik Metode 4T