UJI AKTIVITAS BAKTERI ASOSIASI BRYOZOA LAUT DENGAN MEDIA KULTUR YANG BERBEDA UNTUK MELAWAN BAKTERI PENYEBAB PENYAKIT VIBRIOSIS
Vibriosis merupakan salah satu ancaman utama dalam industri akuakultur yang disebabkan oleh bakteri patogen dari genus Vibrio, seperti Vibrio vulnificus dan Vibrio alginolyticus. Penggunaan antibiotik sintetik yang tidak terkendali telah memicu resistensi bakteri, sehingga diperlukan pencarian sumber antibakteri alami sebagai alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri bakteri asosiasi Bryozoa laut terhadap Vibrio vulnificus dan V.ibrio alginolyticus dan dengan memodulasi media kultur menggunakan strategi One Strain Many Active Compounds (OSMAC). Sampel Bryozoa diperoleh dari perairan Dermaga BBPBL Lampung, sementara bakteri patogen diisolasi dari ikan layang dan udang vaname. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada berbagai variasi media kultur (M1-M6) yang dibedakan berdasarkan sumber karbon dan nitrogen. Ada 10 isolat dari 11 total isolat penelitian yang menunjukkan aktivitas antibakteri. Isolat BDB.5.M5 menunjukkan efektivitas tertinggi dalam menghambat pertumbuhan Vibrio vulnificus dengan rata-rata zona hambat sebesar 18,25 ± 1,36 mm. Variasi komposisi media terbukti memengaruhi profil metabolit antibakteri yang dihasilkan, di mana pengaturan rasio karbon dan nitrogen menjadi faktor krusial dalam menstimulasi aktivitas bioaktif bakteri asosiasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa bakteri asosiasi Bryozoa laut berpotensi sebagai kandidat agen antibakteri alami yang efektif untuk menanggulangi infeksi Vibriosis dalam akuakultur.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607270106
Keyword
Vibrio vulnificus Vibrio alginolyticus OSMAC Antibakteri Bryozoa Laut