Analisis Pemilihan Pemasok Kopi pada Coffee Shop One Shoot Coffee Menggunakan Metode Supply Chain Operation Reference dan Analytical Hierarchy Process
One Shoot Coffee merupakan salah satu coffee shop yang berada di Kota Bandar Lampung yang memiliki masalah pada pemilihan pemasok. Permasalahan ini disebabkan oleh tingginya biaya dalam pengadaan bahan baku, pengiriman yang lama dikarenakan jarak yang cukup jauh, dan ketidakmampuan pemasok dalam menghadapi permintaan One Shoot Coffee yang berubah secara mendadak. Pemasok yang baik dapat memudahkan One Shoot Coffee untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Pemasok juga berperan dalam menjaga kualitas dari kopi yang dikirimkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah menentukan key performance indicator (KPI) digunakan untuk menilai kriteria pada tiap pemasok, sehingga dapat ditentukan pemasok terbaik dengan bobot tertinggi. KPI ditentukan dengan menggunakan metode SCOR (Supply Chain Operation Reference) dan divalidasi oleh dari 2 expert yaitu pemilik coffee shop dan akademisi. KPI yang telah divalidasi merupakan kriteria yang kemudian dibobotkan dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Hasil penelitian menunjukkan KPI yang digunakan adalah kualitas, biaya, fleksibilitas, pengiriman, daya tanggap, dan keandalan. Penilaian pemasok X memiliki bobot tertinggi dalam seluruh kriteria yang digunakan, sehingga pemasok X dipilih menjadi pemasok terbaik dengan bobot keseluruhan tertinggi yaitu sebesar 0,455.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607270092
Keyword
Analytical Hierarchy Process, Key Performance Indi