(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengaruh Variasi Waktu Pelayuan dengan Sinar Matahari Terdifusi (Atap Plastik UV) terhadap Komposisi Senyawa Bioaktif dan Mutu Sensoris Teh Oolong (Camellia sinensis)


View/Open

Author

Date Published
28 Jul 2026

Advisor
Setyadi Gumaran, S.T., M.Si.,
Hilman Maulana, S.T.,

Subject
Teknik Biosistem

Publisher


Teh oolong merupakan teh semioksidasi yang mutu dan kandungan senyawa bioaktifnya dipengaruhi oleh proses pelayuan. Pemanfaatan sinar matahari terdifusi melalui atap plastik UV berpotensi menghasilkan kondisi pelayuan yang lebih seragam dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi waktu pelayuan menggunakan sinar matahari terdifusi terhadap komposisi senyawa bioaktif dan mutu sensoris teh oolong. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan empat perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P50, P75, dan P100, masing-masing tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kadar abu total, polifenol, theaflavin, thearubigin, dan organoleptik. Data kadar air, kadar abu total, polifenol, theaflavin, dan thearubigin dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Tukey pada taraf nyata 5%, sedangkan data organoleptik disajikan secara deskriptif berdasarkan skor panelis ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi waktu pelayuan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu total, theaflavin, dan thearubigin, tetapi berpengaruh nyata terhadap kadar polifenol. Kadar polifenol tertinggi diperoleh pada P100 sebesar 24,30%. Hasil organoleptik menunjukkan seluruh perlakuan menghasilkan teh oolong dengan kategori mutu premium (80-89).

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607270090

Keyword
Sinar matahari terdifusi Teh oolong Atap plastik UV Polifenol Mutu sensoris