Produktivitas Air Padi Salibu Lahan Kering pada Tanah dengan Water Holding Capacity Sedang
Penurunan ketersediaan air dan inefisiensi penggunaan air mendorong perlunya budidaya padi lahan kering yang efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Water Holding Capacity (WHC) sedang terhadap pertumbuhan padi salibu dan produktivitas airnya berdasarkan curah hujan dan evaporasi. Penelitian ini dilakukan pada polybag di Iwaci Institut Teknologi Sumatera dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian memperoleh karakteristik tanah dengan tanah tekstur lempung (loam), pH 6,15, WHC 34,04%, AWC 19,71%. Pertumbuhan tanaman untuk tinggi tanaman diperoleh 80,1 cm pada 66 hari setelah tanam/HST), jumlah anakan 11, dan jumlah malai 11 per rumpun, bobot 1000 butir sebanyak 18,75 g. Kebutuhan air tanaman (ETc) tercatat rata-rata 2,83 mm/hari (total 186,98 mm/periode). Produktivitas air berdasarkan curah hujan efektif dan ETc sebesar 0,394 kg/m³ dan 0,435 kg/m³. Produktivitas air yang relatif kecil disebabkan oleh fase pertumbuhan tanaman yang belum selesai dan ketersediaan air hanya mengandalkan curah hujan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607270087
Keyword
Padi salibu lahan kering water holding capacity produktivitas air tanah lempung