IDENTIFIKASI POTENSI GERAK TANAH BERDASARKAN NILAI REGANGAN GESER TANAH DENGAN METODE HVSR DI KECAMATAN TELUK BETUNG, KOTA BANDAR LAMPUNG
Studi ini bertujuan mengidentifikasi potensi gerak tanah berdasarkan nilai
Ground Shear Strain (GSS) menggunakan metode Horizontal to Vertical
Spectral Ratio (HVSR) di Kecamatan Teluk Betung, Kota Bandar Lampung.
Wilayah penelitian didominasi endapan aluvial dan sedimen vulkanik muda
yang memengaruhi respons gelombang seismik. Data mikrotremor diperoleh
dari 52 titik pengukuran dengan jarak antar titik sekitar 500 m untuk
menentukan frekuensi dominan, faktor amplifikasi, dan Indeks Kerentanan
Seismik (K_g). Selain itu, data gempa Lampung Barat tahun 1933
bermagnitudo 7,5 M_w dari United States Geological Survey (USGS)
digunakan untuk menghitung nilai Peak Ground Acceleration (PGA).
Ground Shear Strain (GSS) merupakan parameter yang menggambarkan
tingkat regangan geser yang dialami lapisan tanah akibat guncangan gempa
bumi, untuk mengidentifikasi potensi deformasi tanah seperti retakan tanah,
penurunan permukaan tanah, longsor, dan fenomena likuefaksi. Nilai GSS
dihitung berdasarkan parameter K_g, PGA, dan kecepatan gelombang geser
batuan dasar (V_b). Hasil penelitian menunjukkan nilai K_g berkisar 0–40, nilai
PGA 47–107 gal dengan kategori risiko ringan, serta nilai GSS 0–0,65%.
Penelitian ini mengintegrasikan parameter HVSR, PGA, dan GSS sebagai
dasar identifikasi potensi deformasi permukaan, meskipun masih terbatas
pada interpretasi data mikrotremor tanpa validasi pengeboran dan
pengujian geoteknik lapangan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607270073
Keyword
Ground Shear Strain (GSS) Peak Ground Acceleration Peak Ground Acceleration HVSR