Analisis Periode Rotasi dan Variasi Kecerahan Amphitrite Menggunakan Data Observasi Fotometri
Asteroid menyimpan informasi kunci mengenai asal-usul dan evolusi Tata Surya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan periode rotasi asteroid sabuk utama Amphitrite dan mengidentifikasi bentuk serta sifat fisik permukaannya. Data yang digunakan berupa citra CCD multi-filter (BVR) yang diperoleh dari observasi fotometri di Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) menggunakan ITERA Robotic Telescope (IRT). Pengolahan data dilakukan melalui tahap reduksi citra, astrometri, dan fotometri diferensial. Sementara analisis periodisitas menggunakan Lomb-Scargle Peridogram disertai ketidakpastiaan bootstrap dan RMS fit dengan fitting Fourier orde 4. Hasil analisis menghasilkan periode rotasi 5,4098 ± 0,2170 jam (filter B) dengan RMS fit 0,35668. Filter V (5,0486 ± 0,1430 jam) dengan RMS fit 0,02015 dan filter R (5,0486 ± 0,2883 jam) dengan RMS fit 0,01582. Berdasarkan nilai tersebut, periode Amphitrite ditentukan menggunakan hasil filter R yang memiliki nilai mendekati referensi (5,3904 ± 0,0007) dengan RMS fit paling rendah yang menyatakan kecocokan data dengan hasil sebenarnya. Nilai periode pada filter B yang berbeda diasumsikan akibat kesalahan sistematik, perbedaan sifat fisik bintang pembanding yang digunakan, dan pengaruh atmosfer. Identifikasi variasi kecerahan melalui amplitudo kurva cahaya menghasilkan variasi berbeda pada tiap filter yaitu 1,060 mag (B), 0,212 mag (V), dan 0,161 mag (R) dan diindikasikan berbentuk elipsoidal dengan rata-rata nilai sumbu a/b ialah 1,67. Sehingga berdasarkan hasil tersebut, asteroid Amphitrite dikategorikan memiliki bentuk elipsoidal dengan komposisi permukaan yang cenderung homogen.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607240054
Keyword
Asteroid Amphitrite kurva cahaya periode rotasi fotometri