Perbandingan Efektivitas Metode Ekstraksi Pati dari Limbah Biji Buah : Tinjauan Sistematis Untuk Pemanfaatan Limbah Pertanian Berkelanjutan
Limbah pertanian berupa biji buah memiliki potensi besar sebagai sumber pati alternatif. Namun, perlu kajian lebih mendalam dalam penentuan metode ekstraksi pati yang efisien. Penelitian ini bertujuan menentukan metode ekstraksi yang efisien berdasarkan parameter rendemen, kondisi operasi, dan kemurnian melalui metode Systematic Literature review (SLR) dengan basis data Google Scholar, Scopus, WoS, dan NELITI dengan menerapkan kerangka PICO, kriteria inklusi dan eksklusi serta pedoman PRISMA. Analisis membandingkan metode konvensional, kimia, enzimatik dan non konvensional berupa UAE&MAE. Metode konvensional menggunakan waktu 4-24 jam menghasilkan rendemen 10,76%-62,11%. Metode kimia menghasilkan rendemen tertinggi 81,12%, namun berisiko meninggalkan residu. Metode enzimatik menghasilkan kemurnian dan rendemen yang cukup tinggi 48,00%-55,51%, tetapi membutuhkan waktu ekstraksi yang lama. Metode non-konvensional yang menggunakan MAE menghasilkan rendemen yang cukup rendah pada biji buah nangka yaitu 17,34%, menggunakan waktu 5 menit dan daya 450W. Metode non konvensional yang berbasis UAE menghasilkan rendemen dan kemurnian yang cukup tinggi 48,90%-49,52
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607240041
Keyword
Limbah biji buah ekstraksi pati systematic literature review rendemen kemurnian