KAJIAN TEKNIS DAN EKONOMI PADA INTERMEDIATE STOCKPILE DI PT BARA SENTOSA LESTARI
Intermediate Stockpile (ISP) berperan sebagai penyangga antara kegiatan produksi dan pengangkutan batubara, sehingga pengelolaannya yang kurang optimal dapat menurunkan efisiensi operasional dan nilai ekonomis batubara di PT Bara Sentosa Lestari (PT BSL). Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi teknis operasional ISP, mengevaluasi aspek ekonomis penanganan dan penyimpanan batubara, serta memberikan rekomendasi teknis dan ekonomis untuk meningkatkan efisiensi operasional. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif berbasis studi kasus, dengan data primer berupa Cycle Time, produktivitas alat, Effective Working Hour (EWH), Match Factor, dan ketersediaan alat, serta data sekunder berupa biaya bahan bakar, sewa alat, tenaga kerja, dan biaya operasional. Hasil penelitian menunjukkan ISP KM 68 memiliki kapasitas sekitar 80.000 ton dengan luas area 3,2 Ha. Produktivitas excavator Kobelco SK330 berkisar 160,89–178 ton/jam, dengan Match Factor 1,10 dan 1,00 pada dua kombinasi alat gali-muat dan angkut. Efisiensi kerja aktual berada pada kisaran 60–61%, masih di bawah target toleransi 65%, sementara biaya operasional sangat dipengaruhi konsumsi bahan bakar dan jam kerja alat berat. Hasil ini menjadi dasar rekomendasi penyesuaian jumlah alat angkut dan peningkatan efisiensi kerja guna menekan biaya operasional ISP secara berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607230088
Keyword
Intermediate Stockpile Produktivitas Alat Match Factor Efisiensi Kerja Biaya Operasional