(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Optimasi Ekstraksi Betasianin dan Total Fenolik Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) menggunakan Ultrasonic-Assisted Extraction dan Potensinya untuk Deteksi Amonia


Optimasi ekstraksi betasianin dari kulit buah naga dilakukan dengan menerapkan metode Ultrasound-Assisted Extraction yang dikombinasikan dengan pendekatan Response Surface Methodology menggunakan rancangan Box-Behnken Design. Kadar betasianin dan total fenolik ditetapkan sebagai respons dalam proses optimasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa waktu ekstraksi, suhu, dan rasio bahan terhadap pelarut berpengaruh signifikan terhadap nilai kedua respons tersebut. Kondisi optimum yang diperoleh pada waktu ekstraksi adalah 24,9495 menit, suhu 20℃, dan rasio bahan terhadap pelarut 1:23,6869, dengan nilai prediksi kadar betasianin sebesar 48,1573 mg/L dan total fenolik sebesar 7,54907 mg GAE/g. Hasil verifikasi menunjukkan nilai kadar betasianin sebesar 48,736 mg/L dan total fenolik sebesar 7,411 mg GAE/g. Ekstrak betasianin yang diperoleh pada kondisi optimum selanjutnya dievaluasi aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH dan FRAP. Hasil pengujian menunjukkan aktivitas penangkapan radikal bebas dengan metode DPPH sebesar 64,31%, sedangkan nilai aktivitas antioksidan berdasarkan metode FRAP sebesar 16,502 mg TE/g. Ekstrak betasianin selanjutnya diaplikasikan pada Paper-based Analytical Device (PAD) sebagai sensor untuk mendeteksi amonia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak betasianin kulit buah naga merah mengandung betasianin dan senyawa fenolik dalam jumlah yang tinggi serta menunjukkan aktivitas antioksidan yang baik, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai indikator kesegaran pangan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607230069

Keyword
Betasianin Kulit buah naga merah Deteksi amonia Response Surface Methodology Ultrasonic-Assisted Extraction Box-Behnken Design