ANALISIS SENTIMEN PUBLIK TERHADAP SKINCAREBERMERKURI MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES BERBASISPARTICLE SWARM OPTIMIZATION PADA MEDIA SOSIAL X
Peredaran produk skincare bermerkuri di pasaran semakin
mengkhawatirkan meskipun telah dilarang karena dampak bahayanya
bagi kesehatan. Media sosial X (sebelumnya Twitter) menjadi salah satu wadah
utama bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, peringatan, serta opini
terkait isu ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat
mengenai skincare bermerkuri dan mengklasifikasikannya ke dalam kelas positif,
negatif, atau netral. Metode yang digunakan adalah algoritma Naïve Bayes
yang digabungkan dengan ekstraksi fitur Term Frequency-Inverse Document
Frequency (TF-IDF). Untuk mengatasi kelemahan asumsi independensi pada
Naïve Bayes, algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) diimplementasikan
guna melakukan optimasi hyperparameter. Data teks sebanyak 3.322 tweet unik
diperoleh melalui proses crawling dengan kata kunci #SkincareMerkuri yang
selanjutnya akan diproses melalui tahap preprocessing. Proses pelabelan data
dilakukan menggunakan tiga instrumen pelabelan otomatis, yaitu InSet Lexicon,
IndoBERT, dan SentiStrength. Hasil evaluasi menggunakan metode pengujian
10-fold cross validation menunjukkan bahwa sentimen masyarakat dominan
berada pada kategori Negatif. Dari segi performa klasifikasi, model Naïve Bayes
menghasilkan nilai rata-rata akurasi sebesar 65,97%. Setelah dioptimasi
menggunakan PSO, kinerja model mengalami peningkatan dengan pencapaian
rata-rata akurasi sebesar 70,75%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa PSO
efektif dalam mengoptimalkan parameter Naïve Bayes untuk menghasilkan
model analisis sentimen teks yang lebih baik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607230057
Keyword
Analisis Sentimen Naïve Bayes PSO Skincare Merkuri TF-IDF