Analisis Karakteristik Nira Aren dengan Penambahan Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dan Lama Waktu Penyimpanan
Nira aren merupakan cairan hasil penyadapan bunga jantan tanaman aren (Arenga pinnata Merr.) yang memiliki kandungan gula tinggi sehingga mudah mengalami fermentasi dan penurunan mutu selama penyimpanan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kualitas nira aren selama penyimpanan adalah melalui penambahan pengawet alami, seperti ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan ekstrak temulawak dan lama waktu penyimpanan serta interaksi keduanya terhadap karakteristik nira aren. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi ekstrak temulawak (5%, 7%, dan 9%) dan lama penyimpanan (1, 2, dan 3 hari). Parameter yang diamati meliputi gula total, gula reduksi, pH, kadar alkohol, total asam, dan organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak temulawak, lama penyimpanan, dan interaksi keduanya berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap seluruh parameter yang diamati. Karakteristik nira aren yang dihasilkan memiliki kadar gula total sebesar 12,00–13,33%, gula reduksi 0,163–0,178%, pH 6,34–7,19, kadar alkohol 0,041–0,382%, dan total asam 0,086–0,324%. Berdasarkan metode Indeks Efektivitas (De Garmo), perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan ekstrak temulawak 9
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607230048
Keyword
fermentasi, nira aren, pengawet alami, penyimpanan