Analisis Kestabilan dan Pemodelan Lereng Menggunakan Metode Slope Mass Rating (SMR) dan Q-Slope Pada Lingkungan Pertambangan PT Andesit Lumbung Sejahtra
Penelitian ini dilaksanakan di area pertambangan PT Andesit Lumbung Sejahtera, yang menerapkan sistem penambangan terbuka. Kegiatan penggalian pada lereng tambang terbuka memiliki risiko geoteknik yang dapat mempengaruhi keberlangsungan operasional. Oleh karena itu, analisis kestabilan massa batuan sangat diperlukan untuk merancang geometri lereng yang aman. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis tingkat kestabilan lereng, menentukan desain sudut kemiringan yang optimal menggunakan metode Slope Mass Rating (SMR) dan Q-Slope, membuat pemodelan faktor keamanan. Metode penelitian meliputi pemetaan geoteknik pengambilan data diskontinuitas menggunakan metode scanline untuk memperoleh parameter pembobotan massa batuan. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode SMR, diperoleh nilai bobot kestabilan untuk Lereng 1 hingga 6, berkisar antara 50 (kelas III) – 68 (kelas II). Nilai-nilai tersebut mengindikasikan bahwa lereng secara umum berada dalam kondisi sedang hingga baik dengan potensi longsor bidang dan baji. Selanjutnya, analisis menggunakan metode Q-Slope menunjukkan batas kestabilan lereng memiliki rentang nilai 74,2° - 79,4° dan sudut aktualnya 70° - 78°, keenam lereng masih tergolong stabil, namun pada lereng 1, 2, dan 3 sudah mendekati pada batas kestabilannya. Kemudian hasil dari pemodelan FK lereng menunjukkan lereng 1, 2, 5, dan 6 memiliki FK yang memenuhi kriteria kestabilan pada kondisi statis (FK; 1,72 – 4,7) dan dinamis (FK; 1,36 – 3,38), lereng 3 dinyatakan tidak aman dengan FK (statis 1,1 ; dinamis 0,9) dan lereng 4 berada pada kondisi hampir kritis yang sangat rentan ketika terjadinya perubahan kondisi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607230047
Keyword
FK lereng longsoran Q-Slope SMR