Analisis Spasio-Temporal Curah Hujan di Sumatera Bagian Selatan Menggunakan Metode Season-Reliant Empirical Orthogonal Function (S-EOF)
Curah hujan di Sumatera bagian selatan memiliki variabilitas spasial dan temporal yang dipengaruhi oleh dinamika atmosfer tropis di kawasan maritim Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik siklus tahunan serta pengaruh variabilitas antartahun curah hujan di wilayah Sumatera bagian selatan yang meliputi Provinsi Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung. Data yang digunakan berupa presipitasi bulanan CHIRPS periode 1983 – 2024. Analisis dilakukan menggunakan Season-Reliant Empirical Orthogonal Function (S-EOF) untuk mengidentifikasi mode dominan variabilitas curah hujan dan evolusi pola spasial musiman, serta Double Correlation Method (DCM) untuk meninjau keseragaman siklus tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus tahunan curah hujan di Sumatera bagian selatan secara dominan bersifat monsunal, dengan subwilayah bertipe ekuatorial yang terbatas pada jalur sempit Bukit Barisan di pesisir barat. Selain itu, variabilitas antartahunan di wilayah ini didominasi oleh satu variasi utama (57,6% varians) yang mencapai intensitas anomali paling ekstrem pada musim peralihan (SON, anomali >80 mm/bulan) akibat respons langsung yang kuat terhadap fase puncak fenomena IOD dan ENSO (korelasi -0,65 sampai -0,78).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607230024
Keyword