Analisis Spasial-Temporal b-value Sebelum dan Setelah Gempa Lombok 2018 Menggunakan Metode OK1993 Berbasis Voronoi di Wilayah Bali-NTB
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas tektonik di
wilayah Bali-NTB, yang mengakibatkan distribusi gempa yang
heterogen serta dinamika tegangan yang aktif. Tujuannya adalah
menganalisis
evolusi spasial-temporal nilai b menggunakan
estimasi kemungkinan maksimum Ogata-Katsura (OK1993),
dikombinasikan dengan tessellasi Voronoi sebagai partisi spasial
adaptif dan Kriteria Informasi Bayesian (BIC) untuk optimalisasi
model ensemble. Analisis spasial sebelum peristiwa tahun 2018
menunjukkan adanya kontradiksi berupa nilai b yang tinggi (>1,0)
di
Lombok. Namun, analisis spasial-temporal berhasil
menjelaskan kondisi tersebut dengan mengidentifikasi zona nilai
brendah (<1,0) yang terbentuk setelah gempa bumi berukuran
sedang tahun 2007 hingga gempa utama tahun 2018, yang berbeda
dari anomali lokal tahun 2004 yang tidak berkembang menjadi
gempa bumi besar. Hal ini menunjukkan bahwa berlanjutnya nilai
b yang rendah merupakan indikator utama akumulasi tegangan
yang tinggi. Setelah gempa tahun 2018, zona tegangan tinggi
meluas ke seluruh Lombok dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penelitian ini menekankan pentingnya mengevaluasi keandalan
statistik, seperti N(b) dan Median Absolute Deviation (MAD),
untuk menghindari kesalahpahamanakibat keterbatasan data,
sehingga memberikan kerangka kerja yang lebih andal untuk
penilaian bahaya seismik regional.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607230002
Keyword
b-value OK1993 Voronoi Tessellation Earthquake Spatial-Temporal Analysis