Pengembangan Lanskap Pantai Sebalang Kabupaten Lampung Selatan sebagai Wisata Bahari Berbasis Budaya Lokal
Pantai Sebalang di Desa Karya Tunggal, Kabupaten Lampung Selatan, memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata bahari yang didukung oleh kondisi pesisir dan budaya Lampung Pesisir Saibatin. Namun, pengembangannya masih berorientasi pada rekreasi dan belum mencerminkan identitas budaya lokal secara optimal. Tugas akhir ini bertujuan merumuskan konsep perancangan lanskap berbasis budaya lokal untuk memperkuat identitas kawasan dan meningkatkan kualitas pengalaman wisata. Pendekatan yang digunakan adalah berbasis budaya lokal. Metode penelitian menggunakan mixed-methods melalui observasi, wawancara, dan kuesioner skala Likert. Analisis dilakukan terhadap aspek fisik, biologi, sosial budaya, dan wisata untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan tapak. Hasil observasi menunjukkan bahwa potensi lanskap dan budaya lokal belum terintegrasi dalam penataan ruang dan fasilitas. Oleh karena itu, desain diarahkan pada pembentukan ruang berbasis budaya melalui zona budaya, transformasi bentuk elemen lanskap, serta penataan sirkulasi dan fasilitas yang mendukung aktivitas wisata dan budaya. Hasil akhir berupa siteplan dan desain elemen yang mencerminkan identitas lokal serta mendukung keberlanjutan sosial dan ekonomi kawasan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607220038
Keyword
budaya lokal Pantai Sebalang perancangan lanskap wisata Bahari