Penyimpanan benih padi dalam jangka waktu yang lama dapat mengurangi kemampuan benih untuk berkecambah. Salah satu metode untuk meningkatkan keberhasilan perkecambahan adalah paparan medan magnet. Medan magnet dapat dihasilkan menggunakan kumparan Helmholtz, sehingga pada penelitian ini dikembangkan Helmholtz IoT System (HELIOS) dengan sensor INA219 dan GY-273. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem pembangkit dan pemantauan medan magnet secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan tegangan keluaran berada pada rentang 12.000-12.100 V dengan rata-rata 12.056 V, sensor INA219 dan GY-273 memiliki error rata-rata masing-masing 0.8328